Categories
Uncategorized

Berbagai Penilaian Judi dalam Islam Yang Perlu Dijauhi

judi bola – Islam mengajarkan setiap umatnya untuk melangsungkan hidup dengan sesuai ajaran Al-Qur’an dan Hadist. Beberapa orang ada yang menjalankan hidup sesuai dengan aturan dan ajaran yang telah ditetapkan dalam hukum Islam. Namun beberapa orang lainnya juga banyak yang melanggar aturan dan ketentuan tersebut sehingga akan mendapatkan dosa dan hukuman yang sesuai dengan ganjaran dalam hukum Islam. Untuk itu hukum yang berlaku perlu penegasan yang konkrit dan tidak hanya ada secara tertulis namun dalam bentuk tindakan membutuhkan penanganan serius.

Namun karena banyaknya situs yang beredar dalam melangsungkan permainan judi online. Permainan ini menjadi marak dimainkan oleh berbagai kalangan tanpa melihat aturan hukum Islam dan aturan hukum pemerintah yang telah ditetapkan. Mereka cenderung tidak mempedulikan hukuman tersebut, karena terlalu larut di dalam urusan duniawi. Sehingga hal tersebut menjadi kekhawatiran tersendiri yang akan membawa dampak buruk bagi kelangsungan hidup negara dan bangsa serta masyarakat lainnya dapat terpengaruh juga melangsungkan kegiatan negatif tersebut.

Islam sendiri memiliki penilaian tersendiri mengenai adanya bentuk perjudian ini, sehingga dalam Islam memang memiliki hukum yang haram apabila melangsungkan permainan judi online. Penilaian judi dalam Islam juga tidak hanya penilaian yang dianggap biasa karena bersumber dari Al-qur’an dan Hadist. Yang mana merupakan sumber hukum dalam Islam yang harus dipatuhi segala perintah dan larangannya karena kedua hal tersebut bersumber dari Allah dan Rasullullah. Bentuk penilaian tersebut juga seringkali terlihat dampaknya secara kasat mata, dan tentu agar tidak mengalami kelangsungan hidup yang kacau harus segera dihindari.

Perjudian Ialah Bentuk Kekejian

Dalam Al-Qur’an sebagaimana surat Al-Maidah ayat 90 sampai dengan 91 telah menjelaskan didalamnya bahwa mengundi nasib dengan panah tersebut termasuk pada jenis perbuatan yang dilakukan oleh syaitan. Dan hal tersebut perlu kalian jauhi karena menurut ajaran Islam sendiri pengundian nasib termasuk pada hal yang mencari keuntungan semata, namun sebaliknya dapat menimbulkan kerugian yang besar karena orang yang melangsungkan permainan judi akan banyak kehilangan harta benda mereka.

Akibat yang bisa ditimbulkan dengan adanya bentuk judi bola ini dapat menimbulkan banyak permusuhan sehingga kebencian antar sesama manusia pun bisa terjadi. Untuk itu penilaian judi dalam Islam juga dapat berakibat buruk terhadap ibadah kalian dan kalian akan kesulitan dalam mengingat Allah. Sehingga dosa yang akan diperoleh dari perjudian ini hukumnya haram dan sangat dilarang dalam ajaran Islam. Kelangsungan hidup yang kalian jalani pn akan hancur karena judi merupakan kebiasaan yang buruk.

Judi Berupa Hal Tidak Adil

Al-qur’an surat Al-Maidah ayat 8 juga telah menjelaskan bahwa dalam perjudian tersebut dinilai melanggar prinsip prinsip yang terdapat dalam keadilan. Dalam Islam, adil merupakan hal yang sangat penting dilakukan dan menjadi tolak ukur dalam melakukan aktivitas atau memutuskan suatu perkara. Hal ini pun berlaku atas kelangsungan hidup yang terdapat dalam perolehan uang. Tentunya berbagai bentuk yang terdapat dalam perjudian sangat menyimpang dari prinsip keadilan yang telah ditetapkan dalam Islam.

Perlu kalian ketahui penilaian judi dalam Islam ini dapat membuat orang pada akhirnya memenangkan sejumlah uang besar yang bukan termasuk milik mereka. Beberapa pemain tidak melangsungkan pekerjaan untuk bisa memperoleh uang yang mereka inginkan, mereka hanya bertaruh sehingga uang milik orang lain bisa mereka miliki. Dan hal tersebut merupakan hal yang tidak adil dalam Islam sehingga seringkali menimbulkan banyak pertentangan karena beberapa orang yang menang hanya secara kebetulan saja mendapatkan sejumlah uang tersebut.

Perjudian Merupakan Bentuk Kemalasan

Perlu kalian ketahui bahwa orang yang telah melangsungkan permainan judi akan senantiasa menginginkan kemenangan. Dan jika sudah menang mereka akan melakukannya kembali dengan harapan bisa memenangkan permainan yang sama. Namun pada akhirnya mereka mengalami kekalahan dalam permainan sehingga hal tersebut dapat membuat mereka ingin terus mencobanya hingga menang. Dan pada kenyataannya hal tersebut dapat membuat mereka kehilangan kemenangan dan sejumlah uang yang mereka taruhkan. Karena melihat hal tersebut orang yang melangsungkan permainan judi merupakan orang yang tidak pernah puas dan cenderung ingin terus menang.

Dalam hal ini penilaian judi dalam Islam seringkali juga beranggapan bahwa orang tersebut telah menjadi serakah. Tidak hanya serakah ia juga akan menjadi orang yang malas melangsungkan pekerjaan mereka karena fokus yang mereka lakukan hanya terdapat dalam perjudian saja. Untuk itu pekerjaan yang mereka miliki akan ditinggalkannya dan membuat mereka tidak peduli lagi dengan pekerjaan mereka. Hutang yang mereka miliki pun akan bertambah semakin banyak.

Perjudian dapat Menanamkan Kebencian

Dalam Islam segala sesuatu yang dimiliki oleh seseorang merupakan haknya dan telah diakui dalam hukum Islam sendiri. Barang yang dimiliki hanya dapat menjadi milik orang lain apabila telah ditukar dengan sesuatu atau dengan melakukan penjualan. Hal ini tentunya tidak dengan melakukan peruntungan yang membuat barang tersebut pindah tangan secara otomatis. Dari hal tersebut tentunya banyak terjadi perpecahan diantara para pemain yang merasa terpaksa memberikan harta benda mereka kepada orang yang memiliki peruntungan baik sehingga mengakibatkan permusuhan dan pertikaian diantara mereka.

Itulah beberapa penilaian judi dalam Islam yang perlu untuk kalian perhatikan dengan baik. Karena dalam Islam tidak diajarkan memperoleh sesuatu hanya dengan melalui peruntungan semata. Namun Islam mengajarkan umatnya untuk bekerja keras dengan tenaga dan usahanya sehingga hal yang mereka inginkan dapat tercapai dengan kerja keras sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *