Categories
Agama Hukum

8 Ciri Seseorang Kecanduan Judi Online, Bagaimana Hukum Judi Online Menurut Islam?

berlinqq – Judi sebuah permainan yang hampir disukai oleh seluruh orang baik tua ataupun muda, kaya dan miskin. Beberapa negara bahkan memiliki tempat khusus bagi penikmat judi. Seiring perkembangan zaman, judi dapat dilakukan secara online.

Namun bagaimana dalam pandangan islam. Hukum judi online menurut islam jelas dosa dan tidak boleh dilakukan.

Judi online sama saja aktivitasnya dengan judi konvensional yang melakukan taruhan uang. Hanya saja, judi online lebih dikemas secara apik sehingga orang menjadi kecanduan dan tak bosan memainkannya. Berikut ini tanda-tanda seseorang kecanduan judi online antara lain.

  1. Merasa Sangat Sulit Untuk Berhenti

Merasa nyaman akan dunia judi online yang telah memberikan kenikmatan sesaat sehingga sulit menghentikan kebiasaan bertaruhnya. Mereka merasa akan kehilangan kesempatan jika berhenti begitu saja.

Berbeda dengan orang yang iseng atau sekedar coba-coba. Kelompok ini lebih cenderung hanya bermain beberapa kali saja. Namun, tetap saja judi merupakan perbuatan yang tercela.

  1. Tidak Mau Kalah

Mereka yang sudah terlanjur ketagihan akan dunia perjudian berlinqq tidak akan mau mengakui kekalahannya. Terus bertaruh dan bertaruh lagi baik dengan nominal yang sama atau lebih besar.

  1. Bertaruh Diluar Kemampuan

Istilah yang tepat dalam menggambarkan seseorang yang hobi berjudi adalah besar pasak daripada tiang yang berarti besar pengeluaran dari pendapatan yang ada. Kenapa? Seseorang yang telah kecanduan akan judi online mereka akan terus menerus mengisi rekening akunnya untuk kembali taruhan.

Tanpa disadari, uang untuk bertaruh lebih banyak dari pendapatan yang diterima karena sering mengalami kekalahan. Jikapun menang, uang akan kembali dipertaruhkan bahkan dengan nominal yang lebih besar dengan harapan mendapatkan keuntungan yang besar pula. Namun nasib berkata lain, jika kalah maka rugi yang di dapat.

Mencari cara untuk tetap melakukan taruhan, bahkan ada yang meminjam ke rentenir sekalipun demi bisa bertaruh di judi online.

  1. Taruhannya Bukan Untuk Kesenangan

Penjudi dikategorikan berbagai macam jenisnya. Ada yang bertaruh karena iseng semata dan tidak peduli menang atau kalah. Bagi mereka dalam golongan ini judi hanya untuk coba-coba sekali taruhan dan tidak mencobanya lagi.

Namun, ada juga tipe yang menjadikan taruhan sebagai peluang hidup matinya. Mereka terus berusaha memenangkan permainan lagi dan lagi.

Ada juga yang penasaran

  1. Menjadikan Judi Sebagai Proiritas

Banyak orang yang akhirnya terjerumus ke dalam dunia perjudian lebih dalam. Mereka menjadi pecandu berat dengan beranggapan bahwa judi adalah salah satunya jalan mereka mendapatkan pendapatan.

Mereka rela menghabiskan banyak waktu untuk melihat apakah nasibnya sedang beruntung atau buntung. Tentunya, perilaku ini sangat merugikan untuk diri sendiri tanpa mereka sadari.

  1. Lupa Tuhan

Pelaku judi lambat laun akan melupakan Tuhan Yang Maha Esa. Mereka akan disibukkan dengan nasibnya di papan taruhan. Bagi mereka hidup mati ada di tangan kemenangan dan kekalahan itu saja. Jika kalah, mereka harus mencoba lagi dan lagi agar menang sehingga mereka meninggalkan ibadahnya.

Tidak percaya? Coba lihat orang-orang yang kecanduan judi online dan judi konvensional. Mereka akan lebih senang datang ke tempat perjudian daripada harus sholat berjamaah di masjid. Mereka lebih senang mendengar bujukan setan untuk terus berjudi daripada suara adzan panggilan sholat.

  1. Emosi yang Tidak Stabil

Orang yang kecanduan akan dunia perjudian rata-rata akan memiliki sifat emosional yang sangat tinggi. Mereka akan merasa terganggu jika kita menegur bahkan mengoreksi bahwa judi merupakan perbuatan haram dalam islam.

  1. Melakukan Segala Cara Agar Bisa Bertaruh

Seseorang yang telah kecanduan melakukan judi akan melakukan banyak cara untuk dapat kembali bisa bertaruh. Bahkan, perilaku ini dapat memicu tindakan kriminal sekalipun.

Apapun bentuknya judi merupakan perbuatan yang tidak selaras dengan agama islam. Hukum judi online menurut islam sama saja termasuk perbuatan dosa setara dengan menyembah berhala dan meminum minuman beralkohol.

Alangkah baiknya kita selalu bertawakal kepada Allah S.W.T untuk melindung diri dari godaan setan yang satu ini. Judi tidak ada yang membawa keuntungan sekalipun kita memenangkannya, justujudi itu menjadi celah kemalangan yang akan menimpa diri di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *